12 April 2022

19 September 2019

BAJA BELACAN MELECUN

Kebaikan Baja Belacan:

  • Menguatkan imunisasi pokok agar tidak mudah diserang penyakit
  • Menggalakkan pertumbuhan bunga
  • Mengelakkan bunga melekat dan tidak mudah gugur
  • Kaya dengan unsur kalium (K) untuk pokok
  • Menguatkan akar pokok agar mudah menyerap nutrien
Bahan:
  1. Belacan – 100g
  2. Gula molases / gula merah – 100g
  3. Air tanpa klorin (air hujan, air perigi, tapisan) – 500 mL
  4. Botol 1.5L
Cara buat:
  1. Masukkan semua bahan ke dalam bekas dengan isipadu 1 liter ke atas.
  2. Kacau semua bahan sehingga sebati.
  3. Masukkan sebatian ke dalam botol 1.5L.
  4. Tutup penutup bekas dengan kain kasa bekas tersebut.
  5. Peram selama 2 minggu.
  6. Selepas diperam, kacau dan tapis ke dalam bekas baharu.
  7. Sisa belacan itu boleh ditaburkan sekeliling pangkal pokok untuk dibuat baja.
Penggunaan:
  1. 10 mL pati + 1 L air biasa
  2. Sembur pada daun, batang, dan tanah waktu pagi sekitar 7am-10am atau lewat petang (5pm-7pm), dengan kekerapan seminggu sekali.
Selain pokok cili, penggalak tanaman ini boleh disembur pada tanaman lain seperti pokok ros, pokok tin, sayuran, dan pokok mulberi. Hasilnya daun pokok akan lebih subur dan banyak bunga akan keluar.

18 September 2019

Totok Punggong - Sejarah

TOPUNG - TOTOK PUNGGUNG INDONESIA


Sejarah Topung - Totok Punggung Indonesia tidak pernah terlepas dari kisah sang Maestro Topung Indonesia yaitu Ust. Abdurachman. Dari beliaulah Topung - Totok Punggung Indonesia berkembang pesat hingga andapun mengenal terapi yang "Mudah, Murah, Efisien dan Efektif". Sahabat topung dapat dengan mudah mencari informasi Totok Tungung Indonesia di dunia maya  dengan keyword Topung, Sejarah Topung, Totok Punggung, Terapi Topung...

Kisah Topung bermula dari musibah yang terjadi saat pelaksanaan kegiatan outbound training di daerah Cigudeg Bogor sekitar tahun 2002. Peserta sangat antusias untuk mengikuti kegiatan ini terbukti saat menyeberangi jembatan bambupun seluruh peserta dengan riang gembira berderet berbaris rapi dan rapat melewatinya. Namun jembatan bambu ini tidak mampu menahan beban peserta yang bersamaan melewatinya dan akhirnya musibahpun terjadi, jembatan ambruk dan puluhan peserta jatuh ke sungai yang penuh bebatuan, pesertapun banyak yang mengalami cidera dari yang ringan sampai berat. Dari sekian peserta yang mengalami cedera ada satu peserta yang mengalami cidera paling berat yaitu mengalami dislokasi di sendi bahunya, untuk bergerak sedikit saja terlihat wajah peserta ini meringis dan mengerang kesakitan. Berdasar informasi dari warga setempat didekat lokasi outbound ada Terapi Totok yang biasa membantu dan mengobati pasien cidera. Dengan mempertimbangkan kondisi peserta yang kesakitan tidak memungkinkan membawa ke tempat terapi dengan tandu biasa, akhirnya kami berinisiatif meminjam daun pintu dari warga setempat. Dan dengan sangat hati-hati kami membawa peserta tersebut ke tukang totok atas anjuran warga untuk mendapatkan penanganan segera.

Pak Sarbini, nama tukang totok tersebut, beliau seorang pribumi asli Bogor Jawa Barat, kehidupannya sangat sederhana dan apa adanya. Sebagaimana warga Cigudeg pada umumnya kalau pagi pergi kesawah, jika pulang membawa hasil panen terbiasa memanggul hasil panen dipundaknya. Singkat cerita, dengan sangat telaten Pak Sarbini memulai menerapi peserta yang cidera berat tersebut, kalau diperhatikan cara menerapinya cukup unik, beliau hanya melakukan Totok di Punggung saja, tapi sungguh luar biasa peserta cidera ini tidak mengerang ataupun teriak kesakitan. Sekitar 1 jam lamanya Pak Sarbini menerapi totok punggung dan mereposisi bahu peserta tersebut dan hasilnya... masya Allah... peserta cidera berat inipun langsung sumringah, cerah, senyum bahagia dan bisa berdiri tegak serta bersemangat untuk mengikuti sesi lanjutan outbound training.

Melihat model terapi yang sangat sederhana dan menakjubkan tersebut Ust. Abdurachamn dalam hati berkata "saya harus belajar langsung ke Pak Sarbini terapi totok ini".

Selepas outbound training tersebut Ust. Abdurachman hampir setiap pekan rajin berkunjung ke Pak Sarbini sambil mengajak teman atau tetangga yang sakit untuk terapi totok, tidak terasa waktu kunjungan tersebut berjalan hampir 4 tahun lamanya. Hingga suatu hari Haji Sarbini bertanya kepada Ust. Abdurachman, "kapan mau belajar?" "ini yang saya tunggu-tunggu selama bertahun-tahun ini Pak Haji" bantin Ust. Abdurachman.


Perlu sahabat topung ketahui sebelumnya Pak Sarbini menyampaikan bahwa beberapa kali beliau menolak orang yang mau belajar langsung kepada beliau... sungguh tawaran belajar H. Sarbini kepada Ust. Abdurachman adalah kesempatan langka yang tidak akan datang untuk kedua kalinya.

Dengan sangat bahagia akhirnya Ust. Abdurachman resmi menjadi murid khusus H. Sarbini untuk belajar Totok Punggung. Proses belajar yang unikpun berjalan dengan natural dan tidak terasa sudah hampir 3 tahun Ust. Abdurachman menjadi murid H. Sarbini. Hingga suatu hari H. Sarbini berkata kepada Ust. Abdurachman "Sudahlah praktekin saja nanti juga tahu sendiri". Lalu beliau menyampaikan jika ilmu Totok Punggung yang beliau praktekan tersebut berasal dari guru beliau Habib Armen, H. Sarbinipun berkata "Jika Habib Armen masih hidup tentu Abdurachman akan saya bawa ke beliau langsung".

Setelah mendapat perintah untuk mempraktekkan ilmu Totok Punggung dari H. Sarbini, mulailah Ust. Abdurachman mempraktekkan ilmu Topung - Totok Punggung ke saudara, teman, tetangga, dll. Hingga tepat pada hari Selasa, 11 Januari 2011 saya Ust. Abdurachman resmi membuka Rumah Sehat Totok Punggung pertama di kawasan Jatimakmur Pondok Gede Bekasi.

Sejak diresmikanya Rumah Sehat Totok Punggung inilah Ust. Abdurachman semakin giat mengadakan PelatihanTotok Punggung setiap akhir pekan secara terbuka kepada siapa saja  yang ingin belajar Topung tanpa dipungut biaya tertentu.

Tahun 2016 Ust. Abdurachman mendirikan Yayasan Totok Punggung Indonesia, sekaligus membentuk Komunitas Totok Punggung di beberapa kota dan provinsi di Indonesia. Alhamdulillah saat ini Komunitas Totok Punggung Indonesia berada lebih 24 Provinsi dan akan terus bertambah.



------------------------------


Di Malaysia Kumpulan 1 telah mengikuti perlatihan pada 14 - 15 September 2019






 

17 September 2019

Baja Banyakkan Bunga

To encourage flower bud production you can apply a fertilizer that contains a small percentage of nitrogen, a higher percentage of phosphorous, and a little potassium. I recently purchased a liquid fertilizer with an analysis of 5-30- 5, ideal for flower production. Because the product is sold as a bloom producer, the manufacture also added a little chelated iron, manganese, and zinc, all good for your plants as well.

Bunga Jambangan Tahan Lama

Step 1: Add 1 quart warm water to a clean vase.
Step 2: Pour 2 Tbsp sugar into the water. The sugar will help nourish the flowers and promote opening of the blooms.
Step 3: Add 2 Tbsp white vinegar and stir well. The vinegar helps inhibit the growth of bacteria and keeps your flowers fresher longer. If you don't have vinegar and/or sugar, lemon-lime soda mixed with the water will do the same thing.
Step 4: Remove all lower leaves from flowers so there won't be any in the water.
Step 5: Cut 1 to 2 inches off the stems at an angle while they are under water.
Step 6: Arrange your flowers in the vase.
Step 7: Display your bouquet in a cool, draft-free area. Avoid direct sunlight, which causes the flowers to die more quickly.
Step 8: Change the water every other day and re-cut the stems each time.
Step 9: Enjoy your long-lasting flowers!
Other Pointers:
• Tulips grow a few inches after they are cut and will continue to grow toward the closest light source.
•Hyacinths should not be cut down off the bulb. They actually last longer if left on the bulb.
• Daffodils should not be put in a vase with other flowers. They secrete a substance that kills other flowers when in the same vase.

16 September 2019

Baja Penggalak Okid

#Sharing...

Guna Beras, Kacang Hijau dan Kulit Telur Untuk Hasilkan Baja Orkid Yang Malas Berbunga 😍

Orkid anda kedekut utuk keluarkan bunga? boleh cuba baja ‘2 in 1″ yang dicadangkan oleh Nurul Maranee di dalam group Orkid-penanaman dan penjagaan.

Bahan-bahan:

Kulit telur Secukupnya
1 Cawan Kacang hijau
1 Cawan beras
4 Cawan Air tanpa klorin

Cara-cara: LIHAT PADA GAMBAR

1. Kulit telur dikeringkan sepenuhnya sama ada dengan cara menjemur atau sangai atas api perlahan

2. Rendam 1 cawan kacang hijau bersama 2 cawan air semalaman

3. Rendam beras bersama 2 cawan air semalaman

4, Selepas rendam kacang hijau dan beras semalaman, satukan kesemua bahan ke dalam pengisar dan kisar lumat

5. Selesai dikisar halus, masukkan bahan ke dalam bekas kedap udara. Peram 3-4 hari kemudian diTapis. Hampas kisar boleh dijadikan baja pokok buah

6. Untuk kegunaan, Campurkan 5ml baja “2in1” bersama 1lt air. Sesuai dijadikan sebagai siraman atau sembur pada pokok.

Ini hasilnya, pokok yang kedekut sangat nak berbunga selepas diberi baja ‘2in1″

Kredit: Positive Parenting
💥💥💥💥💥💥💥💥💥💥💥