12 April 2022
19 November 2018
*From one Malaysian Indian to another. From Capt Thiru to YB Kula. FB Kopipes. Enjois.* Monday Sermonette: Who is the Real Pendatang? We
Recently my wife brought me to a museum in Saigon. We marvelled to see a significant part of Vietnam comprising ancient Indian history. There were maps with South Indian names along key coastal towns (Indrapura, Amaravati, Vijaya, Panduranga etc) peppered with temple and other Hindu artefacts. Virtually the whole Indochina has strong Hindu roots just as Tamil is the world’s oldest language.
But that's just history. Despite their ‘late arrival’, the Vietnamese have a very strong national pride, from language to culture to territorial sovereignty. They don’t allow any other demographic to assert their claim to their country.
The reason is simple. For them, the question of “who came first” is irrelevant. What matters is who Fought for their Independence. Not who came first! And the Vietnamese are the only people in the world who defeated not one but three superpowers (China, France and America).
If Kulasegaran learnt this simple logic, he’d realise how foolish and arrogant it is to suddenly assert Indian influence in “Tanah Melayu” just because “Hinduism came before Islam”. (And the strange thing is he is a lawyer.) It’s like some guy who suddenly turns up at my house and wants Samantha to cook for him just because they dated earlier before I turned up!
Seriously folks, Pakatan fellas are fast proving to be a major embarrassment. But we can’t blame them. After goofing just about every promise in their manifesto, they’re now desperate. So they assert their individual ethnicities by regaling us with comical details about how great the Indians were since ancient times. Yes, yes we all watch History Channel too and we heard all about Suryavarman, Jayavarman, Raja Raja Cholan and so on! (Yawn!)
But pray tell dear Kula, did Suryavarman or Raja Raja Cholan negotiate with the British for Malayan Independence? Because this is what it boils down to in the end. Yes the Indians may harp about Tun Sambanthan as much as the Chinese harp about Tun Tan Cheng Lock. But the truth is: Both Sambanthan and Cheng Lock’s purposes were only to safeguard the interests of their own ethnic groups through their own race-based political parties. Not win Malayan Independence for all Malayans.
It might be wise for DAP and PKR to learn how this whole Merdeka business came about. Believe it or not, the first real effort towards Independence was initiated by Malays of Indonesian descent! (You fellas who mocked DS Zahid Hamidi’s Indonesian descent might want to slap yourselves now). The Malay quest for Independence started smack after World War II when Ahmad Boestamam and Musa Ahmad formed Parti Kebangsaan Melayu Malaya with its entire platform built on achieving Independence. Their symbol was already “Merdeka” with a clenched fist (which Anwar copied for his Reformasi posters in 1998). Like myself, Ahmad and Musa were also writers and unleashed a series of “Merdeka sermonettes” through their newsletter Suara Rakyat. (Note that Merdeka is an Indonesian word, Not Tamil!)
Predictably, the British declared PKMM an “illegal organisation” and quickly jailed its leaders (Operasi Lalang anyone?) But did the Melayus throw in the towel and give up? Nope, they simply reorganised into UMNO a few months later. UMNO’s goal was simple – to oppose any attempt to 1) alienate the Malays in their own land, 2) undermine their customs and religion and/or 3) make the Sultans subservient to British residents.
Even before UMNO and PKMM, the Malay struggle for Independence was already evident since the 1930s. Check out Malay activism in movements like Kesatuan Melayu Muda, Pembela Tanah Air (led by Pak Sako) and Angkatan Pemuda Insaf (led by Dr Burhanuddin Helmy and Hassan Adli – just so you Pakatan Party animals know who he is during your clubbing nights in Bangsar/TTDI while you park illegally at Jalan Burhanuddin Helmy and bitch about the govt!). They even had a Merdeka group for working mothers, Angkatan Wanita Sedar led by the modern-day Tun Fatimah, the indefatigable Shamsiah Fakeh. For you WeChat kids, Pak Sako happens to be the guy who founded Utusan (Malaya’s main Independence mouthpiece) – so remember this: While you keep kutukking Utusan, remember that there’s No Independence without Utusan Melayu!
Even you “sosialis" wannabes (who probably don’t even know the meaning of the word) and keep chanting “Syed Husin Ali” and wearing dumbass Che Guevara t-shirts with the anarchy symbol need to know this: Your beloved socialist leanings also had its roots in the defunct Parti Buruh and Partai Ra’ayat (old spelling for Rakyat la) which was founded by??? Ta Daa… Ahmad Boestaman and Burhanuddin Helmy! Again.
Pray tell dear Kulasegaran and Uncle Kit Siang, where were the Indian and Chinese equivalent of these pro-Independence Malay groups in the run-up towards Merdeka? The only reason MIC and MCA joined Tunku in the final stages of negotiations in London was because Lord Reid had to draft our Constitution, isn’t it? The only reason MIC and MCA joined UMNO and became ‘Perikatan (and then Barisan Nasional) was for political survival, no?
My dear Malaysian machas rallying behind Kulasegaran and Ramasamy now, sorry but I need to say this to your face. Both Kula and Ramasamy ARE pendatang! They are Pendatang not because their ancestors once took a dump here but because they Still think petty issues like headgear and LTTE Tamil Eelam is relevant in Malaysia. If you’re with them, then congrats: You are also a Pendatang! It’s your Attitude fellas. Not your grandfather’s history.
Remember machas, none of us are connected with the great ancient Indian kings who came to Lembah Bujang or Gangga Negara so quit the syok sendiri BS. You fellas are not Lord Aragorn coming back to claim the throne of Gondor Estate in Middle Earth. All of us are just Third Generation Chennai Indians who ended up in Tanah Melayu after our grandparents came here to tap rubber. So just STFU, learn Bahasa Malaysia (like everyone else), respect the national religion (like everyone else) and respect the Malay Sultans (like everyone else).
Then we can all get along together again and sing Negaraku.
15 November 2018
Doa Supaya Disukai Banyak Orang, Sahabat Dan Teman
Doa dikasihi banyak orang
- mempunyai banyak teman dan sahabat yang menyayangi kita tentulah
sangat membahagiakan bagi kita. Sebab dengan banyak sahabat kita akan
merasa selalu di rumah sendiri. Dimana-mana ada teman. Bahkan seribu
teman pun masih kurang, satu musuh sudah terlalu banyak, begitu kata
orang.
Lalu Bagaimana caranya agar kita disukai banyak orang dan sahabat?
Tentu banyak hal yang bisa kita lakukan untuk mendapatkan cinta dari semua orang orang. Dalam banyak tips yang disampaikan oleh para pakar, diantaranya kita harus:
- Menjaga penampilan, Bagaimamana orang akan suka pada kita kalau penampilan kita kusut dan bau?
- Murah senyum dan ramah kepada semua orang. Ingat hanya senyumlah ketika ada orang ya, karena senyum adalah ibadah paling mudah
- Hargai orang lain, misalnya dengan menjadi pendengar yang baik ketika ada orang sedang bicara
Dan lain-lain yang masih banyak sekali yang bisa di lakukan agar orang suka kepada kita. Lalu mana doanya? Tenang, inilah amalan doa agar disukai orang banyak, sahabat dan teman. Sebenarnya amalan ini berasal sari al-Qur'an, dengan kata lain kita mengharap berkah dari bacaan ayat al-Qur'an tersebut:
Lalu Bagaimana caranya agar kita disukai banyak orang dan sahabat?
Tentu banyak hal yang bisa kita lakukan untuk mendapatkan cinta dari semua orang orang. Dalam banyak tips yang disampaikan oleh para pakar, diantaranya kita harus:
- Menjaga penampilan, Bagaimamana orang akan suka pada kita kalau penampilan kita kusut dan bau?
- Murah senyum dan ramah kepada semua orang. Ingat hanya senyumlah ketika ada orang ya, karena senyum adalah ibadah paling mudah
- Hargai orang lain, misalnya dengan menjadi pendengar yang baik ketika ada orang sedang bicara
Dan lain-lain yang masih banyak sekali yang bisa di lakukan agar orang suka kepada kita. Lalu mana doanya? Tenang, inilah amalan doa agar disukai orang banyak, sahabat dan teman. Sebenarnya amalan ini berasal sari al-Qur'an, dengan kata lain kita mengharap berkah dari bacaan ayat al-Qur'an tersebut:

قُلۡ
إِن كُنتُمۡ تُحِبُّونَ ٱللَّهَ فَٱتَّبِعُونِى يُحۡبِبۡكُمُ ٱللَّهُ
وَيَغۡفِرۡ لَكُمۡ ذُنُوبَكُمۡۗ وَٱللَّهُ غَفُورٌ۬ رَّحِيمٌ۬ (٣١)قُلْ إِن كُنتُمْ تُحِبُّونَ اللَّهَ فَاتَّبِعُونِي يُحْبِبْكُمُ اللَّهُ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ ۗ وَاللَّهُ غَفُورٌ رَّحِيمٌ - 3:31
Katakanlah
(wahai Muhammad): Jika benar kamu mengasihi Allah maka ikutilah daku,
nescaya Allah mengasihi kamu serta mengampunkan dosa-dosa kamu dan
(ingatlah), Allah Maha Pengampun, lagi Maha Mengasihani. (31)
Itulah amalan doa supaya banyak teman, banyak sahabat dan banyak orang
yang suka kepada kita. jika anda kurang jelas denngan tulisan di atas,
anda bisa membuka al-Qur'an Surat Ali Imran ayat 31.
Bacalah ayat tersebut setiap habis sholat sekali saja. InsyaAllah dengan
barokah ayat tersebut orang-orang disekitar anda akan menyukai anda.
Selamat mengamalkan!
Amalan wirid dan doa agar disukai banyak orang
Amalan wirid dan doa agar disukai banyak
orang ini merupakan usaha batin yang bisa anda lakukan untuk
meningkatkan energi pengasihan dalam diri anda dan mempengaruhi siapapun
agar lebih mudah simpati dan tertarik pada pesona anda.
Berikut adalah amalan doa dan wirid yang bisa anda lakukan :
“Bismillahirohmanirrohiim.
Walau anna qur-aanan suyyirot bihil jibalu, au quththi’at bihil ardhu,
au kullima bihil mautaa, bal lillahil amru jamii’an”
Cara untuk mengamalkannya :
- Lakukan sholat hajat dan tahajud terlebih dulu masing-masing 4 rekaat, lalu baca doa tersebut sebanyak 7 kali,
- Kemudian lanjutkan dengan mengamalkan wirid dan doa agar disukai banyak orang berikut masing masing 33 kali :
- Yaa Rohman Yaa Rohiim
- Yaa Hamidu
- Yaa Wadudu
- Yaa Hayyu Yaa Qoyum
- Lalu tiupkan pada kedua telapak tangan dan usapkan ke wajah dan seluruh tubuh anda.
Lalu anda juga bisa melengkapi wirid tersebut dengan amalan wirid berikut :
- Yaa Lathif (129 kali)
- Allahu lathifu bi’ibadihi yarzuqu may yasyaa-u wa huwal ‘azizi (9 kali)
- Yaa Wahaab (100 kali)
- Yahaadi, Yaa ‘Alim, Yaa Khobir, Yaa Mubiin (41 kali)
Setelah anda melakukan usaha batin
tersebut, anda juga harus mengimbanginya dengan usaha lahir (nyata) agar
disukai banyak orang dengan melakukan beberapa hal berikut.
Usaha lahir (nyata) agar disukai banyak orang
Usaha batin saja tidak cukup memudahkan
anda disukai dan disayangi banyak orang kalau tidak anda imbangi dengan
usaha lahir (nyata). Percuma saja anda melakukan usaha batin tapi anda
hanya berdiam diri dan membatasi sosialisasi anda.
Berikut adalah usaha lahir yang bisa anda lakukan agar disukai banyak orang :
- Bersikaplah ramah dan menyenangkan,
- Perbaiki penampilan anda,
- Jadilah wanita yang percaya diri,
- Bersosialisasilah dengan banyak orang,
- Hargai setiap orang dan bersikaplah rendah hati,
Demikian usaha lahir dan batin yang bisa
anda lakukan agar disukai dan disayangi banyak orang. Selain melakukan
kedua usaha tersebut untuk memudahkan anda disukai dan disayangi banyak
orang, anda juga bisa manfaatkan energi pengasihan dalam Minyak Maharatu Sekar Arum untuk memudahkan anda dalam meluluhkan dan memikat siapapun yang anda inginkan.
Minyak Maharatu Sekar Arum
merupakan minyak bertuah yang telah diritualkan dan ditirakatkan Miss
Rahma dengan bacaan wirid doa khusus sehingga terisi energi pengasihan
besar yang bisa anda satukan ke dalam energi anda lebih mudah dan
praktis.
https://spesialispengasihan.com/doa-agar-disukai-banyak/
https://spesialispengasihan.com/doa-agar-disukai-banyak/
09 November 2018
Kaedah Tanaman Tidak Diganggu Tikus
Ktika lahan udh Siap mulai tanam, usahakn Anda pergi k'itu sawah sblm mtahari terbit,dgn mbwa peralatan tanam Manual,, sblm mulai tanam baca lh
Fatihah 1x
Al-ikhlas 1x
Al-falaq 1x
An-Naas 1x
Kmudian mulai lh tanam padi trsebut s'luas 3meter prsegi atau lbih..Dsalah 1 pojokn Sawah kita yg mau dtanami..
Stelah slesaii dgn cra trsebut, kmudian anda Ucapkn kta² pnyerahn sprti ini::
Stelah itu anda pulang, kmudian Esok Hri nya baru anda tanam lg padi nya smpai slesai,,
Klo kurg faham, bisa tanyakn lgsung dsni kang, insya allah sy jelaskn smpai faham.. misalkn akang mau nanam masal hri kamis, brrt akang nanam penyerahn itu hri rabu nya,, sblm mtahari terbit kang,, Itukn sdh trcntum smua kang Alias JAma'..
Arti nya Hama apapun yg biasa mngganggu lahan krn smua trmsuk (sklian mahluk)
Mnurut teman sya, itu tuk sawah kang, tau klo tuk ladang/perkebunn, silahkn d'coba, mudhn ilmu ini mnjadi Amal jariah buat mujiz² sya trdhlu..
Fatihah 1x
Al-ikhlas 1x
Al-falaq 1x
An-Naas 1x
Kmudian mulai lh tanam padi trsebut s'luas 3meter prsegi atau lbih..Dsalah 1 pojokn Sawah kita yg mau dtanami..
Stelah slesaii dgn cra trsebut, kmudian anda Ucapkn kta² pnyerahn sprti ini::
Haii sklian mahluk Cipta'an Allah, yg ada hak mu dsawah q ini, silahkn engkau ambil bgian mu yg sdh aq sediakn ini, bgian mu tlah aku sdia kn trlbih dhlu sblm aq, tp jgn kau ganggu lg ap² yg telah mnjadi hak q dbagian yg Lain...
Stelah itu anda pulang, kmudian Esok Hri nya baru anda tanam lg padi nya smpai slesai,,
Klo kurg faham, bisa tanyakn lgsung dsni kang, insya allah sy jelaskn smpai faham.. misalkn akang mau nanam masal hri kamis, brrt akang nanam penyerahn itu hri rabu nya,, sblm mtahari terbit kang,, Itukn sdh trcntum smua kang Alias JAma'..
Arti nya Hama apapun yg biasa mngganggu lahan krn smua trmsuk (sklian mahluk)
Mnurut teman sya, itu tuk sawah kang, tau klo tuk ladang/perkebunn, silahkn d'coba, mudhn ilmu ini mnjadi Amal jariah buat mujiz² sya trdhlu..
TASBIH CACING BUTA DALAM BATU DI ZAMAN NABI SULAIMAN AS
TASBIH CACIN BUTA DALAM BATU DI ZAMAN NABI SULAIMAN AS
"Subhaana man laa yansani fii jaufi haadzihi bi rizqika, laa tansaa 'ibaadakal mu'miniina bi rahmatika" 33x_sesudah sholat subuh atau di waktu pagi.
Tasbih di atas berpasangan dengan tasbih katak,yaitu
"YA MUSABBIHA BI KULLI LISANIN WA YA MADZKURO BI KULLI MAKANIN SUBHANAKA WA BI HAMDIKA SUBHANAL MALIKIL QUDDUS WA MUNTAHA ILMUKA" 11x_sesudah sholat magerib atau di waktu petang.
( Wahai Dzat yang di sucikan oleh tiap-tiap lisan wahai Dzat yang di ucapkan di tiap-tiap tempat maha suci engkau ya Alloh, maha suci dengan segala pujimu ya Alloh,Maha suci Alloh yang maha memiliki segenap kesucian dan ilmu engkau ya Alloh yang tiada akhirnya )
Alkisah Nabi Sulaiman AS sedang duduk di pinggir danau. Ia melihat seekor semut membawa sebiji gandum. Nabi Sulaiman AS terus memperhatikan semut itu menuju ke tepi danau.
Tiba tiba seekor katak muncul dari dalam air seraya membuka mulutnya. Entah bagaimana prosesnya, semut itu masuk ke dalam mulut katak. Lantas, katak itu menyelam ke dasar danau dalam waktu yang cukup lama.
Ketika Nabi Sulaiman memikirkan kejadian tersebut, katak itu keluar dari dalam air dan membuka mulutnya. Lalu semut itu keluar dari mulut katak, sementara sebiji gandum sudah tidak ada lagi.
Nabi Sulaiman AS bertanya kepada semut, tentang apa yang ia lakukan :
"Wahai semut, apa yang engkau lakukan ketika berada di mulut katak?"
"Wahai Nabiyullah, sesungguhnya di dalam danau ini terdapat sebuah batu yang cekung berongga dan di dalam cekungan batu itu terdapat seekor cacing yang buta"
"Cacing tersebut tidak kuasa keluar dari cekungan batu untuk mencari makanan. Dan sesungguhnya Allah mempercayakan kepadaku untuk urusan rezekinya" jawab semut.
"Oleh karena itu, aku membawakan rezekinya, dan Allah swt telah menguasakan kepadaku, sehingga katak ini membawaku kepadanya. Maka air ini tidaklah membahayakan bagiku. Sesampai di batu itu, katak ini meletakkan mulutnya ke rongga batu itu, lalu akupun dapat masuk ke dalamnya"
"Setelah aku menyampaikan rezeki kepada cacing itu, aku keluar dari rongga batu kembali ke mulut katak ini. Lalu katak ini mengembalikan menuju tepian danau"
Nabi Sulaiman AS bertanya :
"Apakah kamu mendengar suara tasbih Cacing itu?"
"Ya Cacing itu mengucapkan :
Subhaana man laa yansani fii jaufi haadzihi bi rizqika, laa tansaa 'ibaadakal mu'miniina bi rahmatika"
"Maha Suci Dzat yang tidak melupakan aku di dalam danau yang dalam ini, dengan rezeki-Mu, janganlah Engkau melupakan hamba hamba-Mu yang beriman dengan rahmat-Mu".
Demikianlah, Allah mengatur rezeki segenap makhluknya, termasuk manusia. Sebagaimana pesan Al - Qur'an :
"Dan tidak ada suatu binatang melatapun di bumi melainkan Allah-lah yang memberi rezekinya"
(QS. Huud : 6).
Rezeki yg telah ditetapkan oleh Allah Ta'ala tidak pernah akan berpaling dari pemiliknya, ke manapun manusia menghindar, maka disitulah rezeki akan muncul menghampirinya.
Subscribe to:
Comments (Atom)